Keuangan Pribadi

Daftar Tagihan Bulanan Rumah Tangga: Contoh Lengkap, Jatuh Tempo, dan Cara Agar Tidak Telat Bayar

Daftar periksa tagihan rumah tangga, contoh tujuh tagihan satu keluarga lengkap dengan jatuh temponya, akibat telat bayar, dan cara menyusun kalender bayar dari tanggal gajian.

Oleh Tim Budgetku

10 menit baca
Ilustrasi kalender tagihan bulanan keluarga fiktif dengan gajian tanggal 25: kontrakan tanggal 1, internet tanggal 5, SPP tanggal 10, streaming tanggal 14, listrik dan air tanggal 20, paket data tanggal 26, total Rp2.944.000.
Dalam artikel ini

Banyak tagihan telat dibayar bukan karena uangnya tidak ada, tetapi karena tanggalnya terlupa. Misalnya listrik pascabayar jatuh tempo tanggal 20, SPP tanggal 10, dan internet tanggal 5, sementara semua tanggal itu cuma tersimpan di kepala. Begitu satu minggu sibuk, ada yang terlewat. Akibatnya bisa merepotkan: denda, layanan diputus, atau jaminan kesehatan yang berhenti sementara tepat saat dibutuhkan.

Obatnya bukan disiplin yang lebih keras, tetapi satu daftar. Tulis setiap tagihan bersama nominal dan tanggal jatuh temponya, lalu atur pembayarannya mengikuti tanggal gajian. Mulai dari daftar periksa di bawah.

Tagihan bulanan apa saja yang biasanya ada?

Tagihan rumah tangga biasanya masuk ke kelompok-kelompok berikut. Centang yang Anda punya, lalu catat nominal dan tanggal jatuh temponya.

  • Tempat tinggal: sewa atau kontrakan, cicilan KPR, iuran lingkungan atau IPL, dan iuran sampah.
  • Utilitas: listrik pascabayar, air PDAM, dan gas pipa kalau ada. Token listrik prabayar dan isi ulang LPG tidak punya tanggal jatuh tempo, tetapi tetap perlu dianggarkan.
  • Komunikasi: internet rumah, kartu HP pascabayar, atau paket data.
  • Kesehatan dan perlindungan: iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri dan premi asuransi.
  • Pendidikan: SPP, les, dan antar-jemput sekolah.
  • Cicilan dan kredit: cicilan kendaraan, KTA, kartu kredit, dan paylater.
  • Langganan: streaming film dan musik, penyimpanan cloud, dan aplikasi berbayar.
  • Rutin keluarga: arisan, kiriman untuk orang tua, dan gaji asisten rumah tangga.

Ada juga tagihan yang datang setahun sekali, seperti pajak kendaraan, PBB, dan perpanjangan asuransi. Karena jarang muncul, tagihan seperti ini sering bikin kaget. Cara mencicilnya setiap bulan ada di bagian pos tahunan panduan anggaran rumah tangga.

Contoh daftar tagihan bulanan satu keluarga

Gaji Fulan masuk setiap tanggal 25. Dari anggaran bulanan mereka, tagihan rutinnya seperti ini:

TagihanKontrakan rumahPerkiraan per bulanRp1.800.000Jatuh tempoTanggal 1JenisTetap
TagihanInternet rumahPerkiraan per bulanRp200.000Jatuh tempoTanggal 5JenisTetap
TagihanSPP anakPerkiraan per bulanRp400.000Jatuh tempoTanggal 10JenisTetap
TagihanLangganan streamingPerkiraan per bulanRp54.000Jatuh tempoTanggal 14JenisTetap, ditagih otomatis ke kartu debit
TagihanListrik pascabayarPerkiraan per bulanRp300.000Jatuh tempoTanggal 20JenisBerubah
TagihanAir PDAMPerkiraan per bulanRp90.000Jatuh tempoTanggal 20JenisBerubah
TagihanPaket data dua HPPerkiraan per bulanRp100.000Jatuh tempoTanggal 26JenisTetap, masa aktif 30 hari, diperpanjang sehari setelah gajian
TagihanTotalPerkiraan per bulanRp2.944.000Jatuh tempo—Jenis—

Yang bisa dibaca dari daftar ini:

  • Total tagihan Rp2.944.000, atau 36,8% dari penghasilan bersih Rp8.000.000. Sebagian besar, yaitu Rp2.554.000, nominalnya sama setiap bulan. Hanya listrik dan air, Rp390.000, yang naik turun.
  • Tagihan yang berubah memakai rata-rata tiga bulan terakhir. Listrik mereka tiga bulan terakhir Rp285.000, Rp312.000, dan Rp303.000, rata-ratanya Rp300.000.
  • Tidak semua pos anggaran masuk daftar. Isi ulang LPG Rp60.000 dan uang saku anak Rp150.000 tetap dianggarkan, tetapi tidak punya tanggal jatuh tempo.
  • Iuran BPJS Kesehatan tidak ada di daftar, karena dipotong langsung dari gaji Fulan. Kalau Anda peserta mandiri, iurannya masuk daftar dengan jatuh tempo tanggal 10.

Tagihan tetap dan tagihan yang berubah

Setelah daftarnya jadi, pisahkan tagihan menjadi dua jenis, karena cara menanganinya berbeda.

Tagihan tetap nominalnya sama setiap bulan, seperti kontrakan, SPP, internet, dan cicilan. Tagihan seperti ini cocok dibayar lewat autodebet atau dijadwalkan. Risiko utamanya adalah saldo yang tidak cukup pada hari penarikan.

Tagihan yang berubah tergantung pemakaian, seperti listrik pascabayar, air, dan kartu kredit. Nominalnya baru diketahui setelah tagihan terbit, jadi yang dibutuhkan adalah pengingat untuk mengecek lalu membayar, bukan sekadar pembayaran otomatis. Anggarkan dengan rata-rata tiga bulan, atau sedikit di atasnya kalau pemakaian sedang naik.

Apa akibatnya kalau telat bayar?

Akibatnya berbeda untuk setiap tagihan. Untuk tagihan yang paling umum:

  • BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri. Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan peserta Bukan Pekerja wajib membayar iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulan (Pasal 40 Perpres 82/2018). Kalau iuran belum dibayar sampai akhir bulan, penjaminan dihentikan sementara mulai tanggal 1 bulan berikutnya. Supaya aktif lagi, tunggakan harus dilunasi, paling banyak untuk 24 bulan, bersama iuran bulan saat Anda ingin aktif kembali. Kalau dalam 45 hari setelah aktif kembali Anda menjalani rawat inap tingkat lanjutan, ada denda yang wajib dibayar (Pasal 42, terakhir diubah dengan Perpres 59/2024).
  • Listrik pascabayar. Pada 2021 PLN menyatakan batas pembayarannya tanggal 20 setiap bulan, sesuai perjanjian jual beli tenaga listrik, dan keterlambatan bisa berujung denda sampai pemutusan (keterangan PLN kepada CNN Indonesia, Juli 2021). Untuk besar biaya keterlambatannya, tanyakan ke PLN.
  • Cicilan dan kartu kredit. Selain denda sesuai perjanjian kredit, ada catatan di SLIK, sistem informasi keuangan yang dikelola OJK. Informasi di SLIK dipakai antara lain untuk menilai kualitas debitur, jadi riwayat cicilan yang sering terlambat bisa ikut dipertimbangkan saat Anda mengajukan kredit berikutnya. Anda bisa meminta catatan Anda sendiri (iDeb) lewat iDebku atau kantor OJK (OJK: SLIK). Untuk kartu kredit, denda keterlambatan saat ini paling tinggi 1% dari total tagihan dan tidak lebih dari Rp100.000, sesuai kebijakan BI yang diperpanjang sampai 31 Desember 2026. Ketentuan ini bisa berubah setelahnya.
  • Langganan dan layanan lain. Biasanya layanan berhenti atau akses ditutup sampai tagihan dibayar. Ketentuannya ada di syarat layanan masing-masing penyedia.

Enam kebiasaan supaya tidak telat bayar tagihan

  1. Satukan semua tagihan di satu daftar. Nama, nominal, tanggal jatuh tempo, dan cara bayar. Kalau tagihan tercecer di SMS, email, dan ingatan, biasanya ada yang terlewat.
  2. Sisihkan uang tagihan di hari gajian. Begitu gaji masuk, pindahkan total tagihan ke rekening atau e-wallet khusus tagihan. Fulan memindahkan Rp2.944.000 setiap tanggal 25, sehingga sisa uang di rekening gaji memang aman dipakai.
  3. Bayar begitu tagihan terbit, jangan menunggu tanggal terakhir. Kalau pembayaran ditunda sampai hari jatuh tempo, satu hari sibuk sudah cukup untuk membuatnya terlambat.
  4. Pakai autodebet hanya untuk nominal tetap, dan pastikan saldonya cukup sehari sebelum tanggal penarikan. Autodebet yang gagal karena saldo kurang berarti tagihannya belum terbayar.
  5. Pasang pengingat beberapa hari sebelum jatuh tempo, terutama untuk tagihan yang berubah. Pengingat H-3 memberi waktu untuk mengecek tagihan dan menambah saldo kalau kurang.
  6. Simpan bukti bayar dan catat sebagai pengeluaran. Bukti bayar berguna kalau ada tagihan ganda atau pembayaran yang belum tercatat di penyedia. Catatannya membuat anggaran bulan berikutnya lebih tepat.

Kalender tagihan: menyesuaikan dengan tanggal gajian

Tanggal jatuh tempo yang tersebar sepanjang bulan lebih mudah diatur kalau dikelompokkan dari tanggal gajian. Untuk keluarga Fulan yang gajian tanggal 25:

PeriodeTanggal 25 sampai 10TagihanPaket data (26), kontrakan (1), internet (5), SPP (10)JumlahRp2.500.000
PeriodeTanggal 11 sampai 24TagihanStreaming (14), listrik (20), air (20)JumlahRp444.000
PeriodeTotalTagihan7 tagihanJumlahRp2.944.000

Dari Rp2.944.000, sebanyak Rp2.500.000 atau 84,9% jatuh tempo antara gajian dan tanggal 10. Kontrakan, internet, dan SPP bisa dibayar sekaligus pada tanggal 26, sehari setelah gaji masuk, sehingga sebagian besar tagihan sudah selesai di awal. Listrik dan air baru bisa dibayar setelah tagihan bulan itu terbit, jadi uangnya diparkir dulu di rekening tagihan sampai saat itu.

Kalau tanggal jatuh tempo sebuah tagihan jauh dari tanggal gajian, tanyakan ke penyedianya apakah tanggal tagihan bisa dipindah. Kalau tidak bisa, cukup pastikan uangnya sudah disisihkan sejak gajian.

Mencatat dan mengingatkan tagihan di Budgetku

Daftar dan kalender di atas bisa dijalankan dengan fitur transaksi terjadwal dan pengingat tagihan di Budgetku versi web:

  1. Buat akun untuk rekening tagihan. Di halaman Akun, tambahkan rekening atau e-wallet yang khusus dipakai membayar tagihan. Uang yang dipindahkan dari rekening gaji dicatat sebagai transfer antarakun, bukan pengeluaran.
  2. Buat satu jadwal untuk setiap tagihan. Buka Transaksi, lalu Terjadwal, dan klik Jadwal baru. Isi nama, jumlah, akun, kategori, frekuensi, tanggal jatuh tempo, dan tanggal mulai. Tanggal 31 berarti akhir bulan. Untuk cicilan bertenor, isi juga tanggal berakhirnya. Pajak motor bisa dibuat sebagai jadwal tahunan.
  3. Pakai mode Pengingat untuk tagihan yang berubah atau ingin Anda cek dulu. Pilih kapan diingatkan: pada hari jatuh tempo, H-1, H-3, atau H-7. Pada hari itu Anda menerima satu email ringkasan sekitar pukul 07.00 WIB berisi semua tagihan hari itu. Kalau tagihannya belum dicatat atau dilewati, email datang lagi pada hari jatuh tempo. Email hanya dikirim ke pembuat jadwal, ke alamat email akun yang sudah terverifikasi, dan bisa dimatikan di pengaturan Akun. Tagihannya juga muncul di kartu Tagihan mendatang di dashboard.
  4. Pakai mode Otomatis untuk nominal tetap, seperti kontrakan, cicilan, atau langganan. Mode ini mencatat pengeluarannya sendiri pada tanggal jatuh tempo, tanpa email. Kalau saat itu saldo akunnya tidak cukup, jadwal berstatus Perlu diperbaiki dan tidak mencatat apa pun sampai Anda mengubahnya. Transaksi tanggal yang terlewat tidak dicatat ulang, jadi catat sendiri kalau perlu.
  5. Catat atau lewati dari dashboard. Kartu Tagihan mendatang menampilkan tagihan 7 hari ke depan, termasuk yang terlambat. Klik Catat setelah membayar dan sesuaikan nominalnya dengan tagihan bulan itu, atau Lewati kalau bulan ini tidak ada tagihan.

Budgetku tidak membayar tagihan dan tidak terhubung ke rekening bank atau e-wallet. Mode Otomatis hanya mencatat transaksinya, sedangkan pembayarannya tetap Anda lakukan sendiri. Mode ini juga tidak mengingatkan. Jadi kalau Anda sering lupa membayar tagihan tertentu, pakai mode Pengingat untuk tagihan itu, karena catatan dari mode Otomatis tetap muncul walaupun tagihannya belum dibayar.

Paket Free menyimpan hingga 3 jadwal per workspace, termasuk jadwal yang dijeda atau sudah selesai. Keluarga Fulan bisa memakainya untuk tiga tagihan yang paling mahal kalau terlambat: kontrakan, SPP, dan listrik, ketiganya dalam mode Pengingat H-3. Untuk menjadwalkan ketujuh tagihan, ditambah pajak motor dan transfer ke rekening tagihan setiap gajian, dibutuhkan paket Pro yang jadwalnya tanpa batas. Saat ini jadwal dibuat dan diatur di Budgetku versi web; aplikasi Android belum punya menu jadwal.

FAQ

Tagihan apa yang sering terlupa?

Tagihan yang tidak datang setiap bulan dan tagihan bernominal kecil. Pajak kendaraan, PBB, dan perpanjangan asuransi hanya datang setahun sekali, sedangkan langganan aplikasi sering diperpanjang otomatis tanpa disadari. Masukkan semuanya ke daftar tagihan, termasuk yang tahunan, lengkap dengan tanggalnya.

Lebih baik autodebet atau bayar manual?

Autodebet cocok untuk tagihan bernominal tetap, asal saldonya selalu cukup pada tanggal penarikan. Untuk tagihan yang nominalnya berubah, bayar setelah mengecek tagihannya lebih dulu, supaya pemakaian yang tiba-tiba melonjak atau tagihan yang keliru cepat ketahuan.

Berapa persen penghasilan yang wajar untuk tagihan bulanan?

Tidak ada angka baku, karena sangat tergantung tempat tinggal dan jumlah tanggungan. Di contoh di atas, tagihan bulanan keluarga Fulan 36,8% dari penghasilan bersih, dan 61,1% dari tagihan itu untuk kontrakan. Yang penting, tagihan dibayar lebih dulu dan sisanya masih cukup untuk belanja harian, dana darurat, dan pos tahunan. Untuk patokan kasar pembagian penghasilan, lihat metode 50/30/20.

Apa yang terjadi kalau telat bayar iuran BPJS Kesehatan mandiri?

Kalau iuran belum dibayar sampai akhir bulan, penjaminan dihentikan sementara mulai tanggal 1 bulan berikutnya, dan baru aktif lagi setelah tunggakannya dilunasi. Denda baru dikenakan kalau dalam 45 hari setelah aktif kembali Anda menjalani rawat inap tingkat lanjutan. Dasarnya Pasal 42 Perpres 82/2018 sebagaimana terakhir diubah dengan Perpres 59/2024. Batas bayar setiap bulannya tetap tanggal 10.

Bagaimana kalau tanggal jatuh tempo jauh dari tanggal gajian?

Sisihkan uangnya di hari gajian ke rekening tagihan, lalu bayar begitu tagihannya terbit. Dengan cara ini, tanggal jatuh tempo yang jauh tidak jadi masalah karena uangnya sudah aman sejak awal. Kalau penyedianya mengizinkan, memindahkan tanggal tagihan mendekati gajian juga membantu.

Apakah Budgetku bisa membayar tagihan secara otomatis?

Tidak. Budgetku tidak terhubung ke rekening bank atau e-wallet dan tidak memindahkan uang. Budgetku mengingatkan tagihan lewat email dan dashboard, dan mode Otomatis hanya mencatat transaksinya. Pembayarannya tetap Anda lakukan sendiri, lewat aplikasi bank, e-wallet, atau autodebet dari bank.

Mulai catat keuangan Anda di Budgetku

Paket Free gratis selamanya, tanpa kartu kredit: akun dan transaksi tanpa batas, anggaran bulanan, serta laporan cashflow.