Akun dan saldo awal

Apa itu akun di Budgetku, cara mengisi saldo awal dengan benar, kenapa pengeluaran bisa ditolak, dan cara mencatat kartu kredit.

Berlaku untuk paket Free · Diperbarui

Semua panduan

Di Budgetku, akun adalah tempat uang Anda berada: dompet, rekening bank, e-wallet, atau kartu kredit. Setiap transaksi selalu terhubung ke satu akun, jadi saldo tiap akun selalu bisa dilihat. Akun di sini bukan akun login Anda. Pengaturan login dibahas di Pengaturan dan keamanan akun.

Jenis akun

  • Tunai (Cash): uang di dompet atau kas.
  • Bank: rekening tabungan atau giro.
  • E-wallet: GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, dan sejenisnya.
  • Kartu kredit: kartu yang saldonya boleh minus, karena minus di sini berarti utang kartu.
  • Lainnya: tempat lain yang tidak masuk jenis di atas.

Paket Free tidak membatasi jumlah akun.

Menambah akun

  1. Buka menu Akun (di Android: tab Akun).
  2. Tekan Akun baru.
  3. Isi nama (misalnya "BCA Gaji"), jenis, mata uang, dan saldo awal.

Mata uang tidak bisa diubah setelah akun dibuat. Pastikan sudah benar sebelum menyimpan.

Saldo awal: isi dengan uang yang ada sekarang

Saldo awal adalah jumlah uang yang ada di akun itu saat Anda mulai mencatat di Budgetku. Cek saldo di aplikasi bank atau e-wallet, atau hitung uang di dompet, lalu isi angka itu. Jangan isi dengan total gaji atau total pemasukan bulan ini.

Setelah itu, Budgetku menghitung saldo sendiri:

Saldo = saldo awal + pemasukan − pengeluaran − transfer keluar + transfer masuk

Saldo awal bisa diubah kapan saja. Di web, buka menu Akun, tekan tombol ⋯ di akun tersebut, pilih Edit, lalu ubah Saldo awal. Saldo awal tidak boleh negatif.

Kenapa pengeluaran saya ditolak?

Budgetku menolak pengeluaran dan transfer keluar kalau saldo akun di catatan kurang dari jumlahnya. Tujuannya supaya catatan tidak menunjukkan uang yang sebenarnya tidak ada. Pesan yang muncul: "Saldo [nama akun] tidak cukup".

Penyebab paling umum adalah saldo awal yang dibiarkan 0. Cara memperbaikinya:

  1. Tekan tombol Ubah saldo awal [nama akun] yang muncul di pesan tersebut, lalu isi saldo yang benar; atau
  2. Catat dulu pemasukan ke akun itu (misalnya gaji), lalu simpan lagi pengeluarannya.

Aturan ini juga berlaku saat mengedit transaksi. Kalau perubahan membuat saldo akun kurang, perubahan ditolak.

Mencatat kartu kredit dengan benar

  1. Buat akun berjenis Kartu kredit dengan saldo awal 0. Saldo awal tidak bisa negatif, termasuk untuk kartu kredit.
  2. Kalau saat mulai masih ada tagihan kartu yang belum dibayar, catat jumlahnya sebagai satu Pengeluaran dari akun kartu kredit, misalnya dengan catatan "Sisa tagihan sebelum pakai Budgetku". Saldo kartu jadi minus sebesar utangnya. Pengeluaran ini ikut terhitung di laporan bulan itu.
  3. Setiap belanja pakai kartu, catat sebagai Pengeluaran dari akun kartu kredit. Saldonya makin minus.
  4. Saat membayar tagihan kartu, catat sebagai Transfer dari rekening bank ke akun kartu kredit, bukan pengeluaran. Belanjanya sudah tercatat sebagai pengeluaran; kalau pembayarannya dicatat sebagai pengeluaran lagi, pengeluaran Anda terhitung dua kali.

Mengarsipkan akun

Akun tidak dihapus, tetapi diarsipkan lewat tombol ⋯ → Arsipkan. Akun yang diarsipkan disembunyikan dari daftar dan pilihan, tetapi riwayat transaksinya tetap ada. Untuk melihatnya lagi, tekan Tampilkan arsip, lalu Aktifkan kembali kalau ingin memakainya.

Transaksi tidak bisa dipindahkan ke atau dari akun yang diarsipkan. Aktifkan kembali akunnya dulu kalau perlu mengubah transaksi seperti itu.

Langkah berikutnya